Reseptif-ekspresif

(DSM-IV-TR), yang merupakan standar referensi berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental, menetapkan empat kriteria untuk mendiagnosis-ekspresif gangguan reseptif bahasa campuran. Kriteria pertama menyatakan bahwa anak berkomunikasi menggunakan pidato dan tampaknya memahami bahasa lisan pada tingkat yang lebih rendah dari yang diharapkan untuk itu umum tingkat kecerdasan anak. Kedua, anak masalah dengan ekspresi-diri dan pemahaman harus membuat kesulitan baginya dalam kehidupan sehari-hari atau dalam mencapai tujuan akademis atau nya-nya. Jika anak memahami apa yang sedang dibicarakan pada tingkat yang normal atau wanita usia atau tahap pengembangan, maka diagnosis akan gangguan bahasa ekspresif. Jika anak cacat mental, tuli, atau memiliki masalah fisik lainnya, kesulitan dengan pidato harus lebih besar dari umumnya terjadi dengan anak cacat lainnya mungkin agar anak dapat didiagnosis dengan penyakit ini.

Gangguan ini biasanya didiagnosis pada anak-anak karena orang tua atau guru mengungkapkan keprihatinan tentang masalah anak dengan komunikasi lisan. anak dokter mungkin memberikan anak pemeriksaan fisik untuk menyingkirkan masalah-masalah medis seperti kehilangan pendengaran, pengujian khusus untuk gangguan bahasa reseptif-ekspresif dicampur mengharuskan pemeriksa untuk menunjukkan bahwa anak tersebut tidak hanya berkomunikasi kurang baik dari yang diharapkan, tetapi juga mengerti pidato kurang baik. Hal ini dapat sulit, tetapi, untuk menentukan apa yang anak mengerti. Akibatnya, sebagian besar pemeriksa akan menggunakan tes non-verbal selain untuk tes yang membutuhkan pertanyaan dan jawaban yang diucapkan untuk menilai kondisi anak seakurat mungkin. Pada anak-anak yang agak cacat pendengaran, masalah sering bisa diperbaiki dengan menggunakan alat bantu dengar. Anak-anak yang berbicara bahasa lain selain Bahasa Inggris (atau bahasa yang dominan dari masyarakat mereka) di rumah harus diuji dalam bahasa jika memungkinkan. Dalam beberapa kasus, anak kemampuan untuk memahami dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris adalah masalah, tidak atau kompetensi-nya dengan bahasa lisan secara umum.

sumber:

http://www.minddisorders.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: